Sunday, 01 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Ketidakpastian Tarif Akan Mendorong Pergerakan Dolar
Wednesday, 29 January 2025 20:43 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar AS telah merosot sedikit lebih rendah minggu ini, dan di tengah semua kebisingan yang memengaruhi pasar keuangan, pasar valuta asing terutama difokuskan pada ketidakpastian tarif, menurut Bank of America Securities.

Pada pukul 08:20 ET (13:20 GMT), Indeks Dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya, diperdagangkan 0,3% lebih tinggi menjadi 108,045, tetapi masih sedikit lebih rendah pada minggu ini.

Menjelang pelantikan presiden, spekulasi pasar bahwa beberapa pengumuman tarif yang lebih luas akan menjadi agenda "hari 1" membuat Indeks Dolar mencapai titik tertingginya dalam 2 tahun. Sejak saat itu, karena belum ada pengumuman resmi yang dibuat, dolar telah berkinerja lebih buruk daripada mata uang G10 lainnya, yang telah diuntungkan dari reli bantuan mini ini untuk memulai tahun.

Meski demikian, pasar tetap waspada, kata analis di bank AS, dalam catatan tertanggal 29 Januari, dan kisaran kemungkinan hasilnya cukup luas, dengan fokus sekarang pada kemungkinan pengumuman pada tanggal 1 Februari, setidaknya untuk Kanada dan Meksiko.

Memang, meskipun belum ada pengumuman resmi hingga saat ini, Presiden Trump terus-menerus merujuk pada tarif, termasuk dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia, dan mengikuti pernyataan Menteri Keuangan Bessent yang menyatakan preferensi untuk tarif yang meningkat sebesar 2,5% per bulan (menjadi 20%).

Sebagian besar diskusi ini berpusat pada penggunaan leverage tarif sebagai bagian dari inisiatif yang lebih luas untuk membawa manufaktur ke AS, dengan pemotongan pajak sebagai kemungkinan/sebagian kompensasi/insentif. Meskipun segala sesuatu di bidang ini kemungkinan akan membutuhkan waktu untuk diterapkan dalam praktik, tampaknya tidak ada kendala untuk berita utama yang menggerakkan pasar. (AL)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS